Oleh: rhodesyup1 | Desember 17, 2009

Al-Azhar: Haram Penggunaan Al-Quran untuk Nada Dering HP

Memanfaatkan Al- Quran untuk tujuan komersial, selain dianggap tidak pantas juga akan mengurangi kesucian Al-Quran.

Hidayatullah.com–Sebagaimana diberitakan harian Asyarqul Awsath  edisi Rabu, 15 Desember kemarin, sejumlah ulama Al-Azhar yang tergabung dalam Badan Kajian Islam (Majmaul Buhuts Islamiyah) mengeluarkan fatwa bahwa mempergunakan ayat suci Al-Quran untuk nada dering hukumnya haram karena mengindahkan kemuliaan Al-Quran.

Fatwa yang dikeluarkan pada sidang terakhir dan dipimpin langsung Syaikh Al-Azhar  Dr Mohamed Sayed Tantawi itu berdasarkan atas permohonan Dr Mustafa Al-Shak’ah, anggota badan tersebut. Menurut fatwa itu, haram menggunakan ayat-ayat Al-Quran untuk nada dering ponsel  karena bisa mengarah pada pemotongan ayat sebelum ayat berakhir dan meniadakan kemuliaan Al-Quran. Al Azhar juga mengharap  Telecom Mesir untuk memulai menghilangkan penggunaan ayat-ayat Al-Quran untuk nada dering.

”Sangat disesalkan apa yang kita amati akhir-akhir ini  perusahaan-perusahaan telekomunikasi menjual nada dering Al- Quran yang semata-mata tujuan komersial. Padahal tidak pantas untuk kesucian Al-Quran,” kata Shak’ah. Syeikh Mahmoud Ashour, anggota lembaga tersebut yang juga mantan wakil Syaikul Azhar juga menimpali.

”Dilarang memanfatkan Al-Quran untuk tujuan yang tidak benar yang bisa mengurang kemuliaan Al-Quran itu sendiri.”

Dr Muhammad Abu Leila, anggota Dewan Tertinggi Urusan Islam (Majlisul A’la Lisyu’unil Islamiyah) ikut mengomentari: ”Penggunaan ayat-ayat Quran sebagai nada dering untuk ponsel di luar kehendak Allah,  karena Allah memerintahkan kami untuk menjaganya dan tidak menyalahgunakan integritas. Karena itu harus dijaga kesuciannya.”

Leila meminta operator telekomunikasi untuk segera menerapkan pendapat ini dan mencegah penggunaan Al-Quran sebagai nada dering untuk ponsel. Abu Leila  menambahkan, ”Membaca Al-Quran ada tata caranya yang harus dipatuhi demi kemuliaan Al-Quran.” [ihj/www.hidayatullah.com]

Iklan

Responses

  1. saya bingung, kenapa diharamkan?

  2. Kemuliaan, kemurnian dan kebesaran Al Qur’an perlu kita jaga, jangan sampai lengah.

    • saya setuju dg comment anda, seharusnya ayat suci Al Qur’an hanya di kumandangkan di tempat yg benar2 suci. Thanks to visit my blog.

  3. Apapun bentuk pelecehan Asma Allah adalah haram

  4. Sepakat……….lebih baik gunakan nada dering yang lain……….untuk menjaga kesuciannya.

  5. aku sangat setuju dengan ini… sekarang bnyak orank yang malah banga mamerin nada dering al-qur’annya biar kelihatan agamis… saya memang tidak setuju dengan penggunaan nada dering tersebut…. kita mengutuk tentara AS dan Israel karena menghina Al-qur’an padahal kita sendiri pun secara ngak sadar telah menghina Al-qur’an dengan mmenjadikannya sbgai nada sambunk… nice artikel..

  6. memang seharusnya diharamkan itu…

  7. aku sangat setuju dengan ini… sekarang bnyak orank yang malah banga mamerin nada dering al-qur’annya biar kelihatan agamis… saya memang tidak setuju dengan penggunaan nada dering tersebut…. kita mengutuk tentara AS dan Israel karena menghina Al-qur’an padahal kita sendiri pun secara ngak sadar telah menghina Al-qur’an dengan mmenjadikannya sbgai nada sambunk… nice artikel..

  8. سمعنا واطعنا

    —-
    visit us on http://www.pesantrenku.co.tv


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: